a
Kota Malang merupakan kota dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua setelah Ibu Kota Surabaya di Jawa Timur. Banyaknya sarana pendidikan, perdagangan dan jasa, perkantoran, dan pariwisata, serta ditambah dengan sejuknya udara di Kota Malang merupakan daya tarik yang sangat kuat bagi para imigran untuk berkunjung di Kota Malang. Hampir setengah dari jumlah penduduk Kota Malang berasal dari luar kota maupun luar propinsi sebagai imigran tetap maupun sementara, baik untuk bekerja, menuntut ilmu, dan berpariwisata. Padatnya penduduk tersebut menyebabkan permintaan akan perumahan semakin meningkat. Namun, permintaan perumahan tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan kosong di perkotaan. Permasalahan mengenai terbatasnya lahan kosong dan permintaan kebutuhan rumah yang semakin meningkat juga berimbas terhadap permasalahan yang lain seperti timbulnya permukiman kumuh, meningkatnya kebutuhan akan sarana prasarana, air bersih, kemacetan lalu lintas, dan gagalnya sistem drainase di berbagi titik di Kota Malang. Selain itu masalah sanitasi, persampahan dan kemacetan lalu lintas menjadi masalah yang harus segera diatasi.Semua permasalahan tersebut juga terjadi di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Hal itu yang melatarbelakangi penulis untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan sektor-sektor di wilayah tersebut serta menyusunnya ke dalam laporan tugas besar Mata Kuliah Studio Permukiman Kota yang berjudul: Master Plan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Tahun 2009-2029.